PMI Jatim Survei Sumber Air di Desa Kiyonten Ngawi


Ngawi – Kemarau panjang kembali menguji warga Dusun Sumberan, Desa Kiyonten, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Di tengah kebutuhan air bersih yang terus mendesak, harapan warga kini tidak hanya tertuju pada datangnya pasokan air bersih melalui truk tangki air dari PMI Ngawi, tetapi juga pada kemungkinan ditemukannya sumber air yang bisa menghidupi mereka untuk jangka panjang.

Harapan itulah yang membawa tim Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur turun langsung ke Dusun Sumberan, Senin (31/8/2026). Desa Kiyonten berada dataran tinggi dengan, struktur tanah kapur.

Bukan untuk sekadar mendistribusikan air bersih. Kali ini, tim datang untuk mencari kemungkinan lain: menemukan sumber air dan membangun sumur bor yang dapat menjadi solusi permanen bagi warga menghadapi kekeringan.

Tim PMI Jatim terdiri tiga orang dipimpin Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (PB) Edi Purwinarto, didampingi staf Markas, Andris . Turut mendampingi Wakil Ketua PMI Kabupaten Ngawi Suhastama Atmadja dan Sekretaris Djasmadi menyusuri sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi sumber air.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Ketua PMI Jawa Timur H. Imam Utomo ketika melakukan distribusi air bersih di Dusun Sumberan pada Jumat (21/8/2026) lalu.

“Ini baru tahap awal. Nanti akan ada tim lagi untuk pengambilan foto udara guna memastikan titik-titik yang memiliki potensi sumber air,” kata Edi.

Bukan Sekadar Mengirim Tangki Air

Bagi warga yang setiap musim kemarau harus menghadapi kesulitan mendapatkan air, bantuan berupa distribusi air bersih memang sangat berarti. Namun, air dari tangki pada akhirnya akan habis. Karena itu, PMI mencoba melihat persoalan kekeringan dari sisi yang berbeda.

Bagaimana jika warga memiliki sumber air sendiri? Pertanyaan sederhana itu menjadi dasar survei yang dilakukan PMI Jatim bersama PMI Kabupaten Ngawi.

Hasil pertemuan dengan perangkat desa (kamituo), Rizky, ketua RT  untuk mengetahui titik-titik yang memungkin dijadikan lokasi pengeboran.

“Pak Imam Utomo meminta Bidang PB melakukan survei kemungkinan dilakukan pengeboran agar kekeringan seperti ini tidak terjadi secara menahun,” ujar Edi.

Dari penelusuran awal, muncul sejumlah titik yang dianggap ada potensi air untuk dilakukan pengeboran.

Salah satunya berada di RT 17/RW 04, Dusun Sumberan. Di lokasi tersebut terdapat dua titik yang menjadi perhatian tim. Lokasinya berada diatas lahan milik Sadi. Pak Sadi mengijinkan lahannya digunakan untuk lokasi pengeboran.

Kesediaan itu menjadi kabar baik. Tetapi bagi PMI, pembangunan sumur bor bukan hanya persoalan menemukan titik air. Ada hal lain yang harus dipastikan: status lahan dan keberlanjutan pemanfaatannya.

Jika nantinya hasil pengeboran benar-benar menemukan sumber air, kesepakatan pemanfaatan lahan harus dituangkan secara tertulis. “Pak Sadi merelakan untuk dilakukan pengeboran. Namun, tetap kami kehendaki jika betul-betul ada sumber air, agar ada hitam di atas putih. Ini semata untuk menghindari konflik di kemudian hari,” jelas Edi.

Jejak Air dari Kedalaman 60 Meter

Lokasi pertama adalah, tak jauh dari kediaman perangkat desa Kiyonten. Lokasinya dipinggir jalan. Dulu ada bilik (sumber air). Tapi sekarang mati. Disini sangat mungkin dilakukan pengeboran. Nantinya, antara sumur dengan lokasi tandon hanya srkitar 50 meter saja. Tidak jauh dari lokasi yang disurvei, sudah ada sumur bor milik warga. Kalau pengeboran kedalamannya sekitar 60 meter. Airnya dinilai layak untuk dikonsumsi. Ada sumber lain tapi airnya asin.

Keberadaan sumur warga tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting bagi PMI dalam melihat potensi air tanah di kawasan Sumberan.

Jika pengeboran baru nantinya berhasil menemukan sumber air dengan debit yang memadai, manfaatnya tidak hanya untuk satu rumah atau satu keluarga. Rencananya, air dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga RT 17  dengan 90 kepala keluarga.

Konsep yang mulai tergambar cukup sederhana. Air dari sumur bor akan ditampung terlebih dahulu dalam sebuah tandon berkapasitas sekitar 12.000 liter. Dari tempat penampungan itulah air kemudian dialirkan melalui jaringan perpipaan menuju rumah-rumah warga.

Untuk mengalirkannya, terdapat dua pilihan. Pertama, menggunakan pompa. Kedua, memanfaatkan sistem gravitasi apabila kondisi topografi memungkinkan.

Dengan demikian, jika rencana pengeboran nantinya terealisasi, setidaknya ada tiga fasilitas utama yang harus dipersiapkan: sumur bor, tandon penampungan, dan jaringan pipanisasi.

Edi Purwinarto menyatakan, semua itu tentu masih membutuhkan kajian lebih lanjut. Karena survei yang dilakukan pada Senin itu baru merupakan tahap awal. Misalnya pengambilan foto udara maupun kajian lainya.

Harapan agar Kekeringan Tak Berulang

Bagi PMI, distribusi air bersih merupakan langkah tanggap untuk memenuhi kebutuhan warga ketika kekeringan melanda. Namun, mencari sumber air adalah upaya untuk menjawab persoalan yang lebih panjang. Hasil survei tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Ketua PMI Jawa Timur Pak  Imam Utomo serta PMI Pusat.

Air adalah kebutuhan sehari-hari. Ketika kemarau datang dan sumber air mengering, warga harus mencari cara agar kebutuhan dasar itu tetap terpenuhi. Tangki air menjadi penolong ketika persediaan menipis. Tetapi sebuah sumur bor dengan jaringan pipanisasi akan memberikan sesuatu yang jauh lebih berarti: kepastian sumber air untuk hari-hari berikutnya.

Kini, harapan itu sedang dicari dari dalam tanah. Tim PMI Jatim masih harus memastikan di mana titik terbaik untuk melakukan pengeboran. Masih ada kajian, survei lanjutan, dan tentu saja kebutuhan dukungan untuk membangun seluruh fasilitasnya. Tetapi langkah pertama telah dimulai.

Dari sebuah survei kecil di Dusun Sumberan, ada harapan besar agar suatu hari nanti warga tidak lagi menunggu datangnya tangki air setiap kali kemarau panjang tiba.

Bukan sekadar mencari air hari ini, tetapi berikhtiar menemukan sumber kehidupan untuk hari-hari yang akan datang.**

(fir/min)
Baca Juga
Berita Terbaru
  • PMI Jatim Survei Sumber Air di Desa Kiyonten Ngawi
  • PMI Jatim Survei Sumber Air di Desa Kiyonten Ngawi
  • PMI Jatim Survei Sumber Air di Desa Kiyonten Ngawi
  • PMI Jatim Survei Sumber Air di Desa Kiyonten Ngawi
  • PMI Jatim Survei Sumber Air di Desa Kiyonten Ngawi
  • PMI Jatim Survei Sumber Air di Desa Kiyonten Ngawi
Posting Komentar
Ad
Ad