banner 400x130

Serapan Rendah, DPRD Surabaya Soroti Tambahan Anggaran DLH

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Faris Abidin

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya menyoroti rencana penambahan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sekitar Rp190 miliar dalam Perubahan APBD (PAK APBD-P) 2026. Tambahan anggaran tersebut dipertanyakan karena waktu pelaksanaan yang tersisa relatif terbatas serta perlu didukung data kebutuhan dan kesiapan program yang jelas.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Faris Abidin meminta DLH menjelaskan secara rinci kebutuhan sumber daya manusia pada setiap subkegiatan. Menurutnya, penambahan anggaran untuk gaji harus disesuaikan dengan jumlah personel dan beban kerja masing-masing kegiatan.

“Terkait penyelesaian anggaran ters
ebut, saya rasa dari setiap keterangan, kebanyakan memang penawaran anggarannya digunakan untuk pemenuhan gaji, baik P3K maupun lainnya. Apakah masing-masing subkegiatan memang punya SDM atau personel yang sesuai dengan peruntukannya?” kata Faris, Senin (1/9).

Ia juga meminta DLH menyampaikan proyeksi kebutuhan pembayaran gaji setiap bulan, termasuk untuk petugas satuan tugas dan P3K. Rincian tersebut dinilai penting untuk memastikan besaran anggaran benar-benar sesuai kebutuhan.

Selain belanja pegawai, Faris menilai strategi pengelolaan sampah perlu diperkuat dari sisi hulu. Program pengurangan sampah sejak tingkat rumah tangga dinilai dapat mengurangi beban pengangkutan dan pengolahan di hilir.

Sementara itu, anggota Komisi C Minun Latif meminta penjelasan konkret terkait anggaran penyuluhan dan kampanye lingkungan. Ia mempertanyakan bentuk kegiatan yang akan dilakukan DLH melalui program tersebut.

Anggota Komisi C lainnya, Sukadar, menyoroti kenaikan anggaran program perbaikan jamban. Ia mempertanyakan tambahan sekitar Rp13 miliar, dari sebelumnya Rp2 miliar menjadi sekitar Rp15 miliar, dengan waktu pelaksanaan sekitar empat bulan.

“Ini kehati-hatian kami terhadap serapan,” kata Sukadar.

Kabid Pelayanan dan Perizinan DLH Surabaya Ali Murtado mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi data penerima manfaat bersama kelurahan dan perangkat terkait. Hasil verifikasi akan disampaikan kepada Komisi C.

Kepala DLH Surabaya M. Fikser menjelaskan kebutuhan operasional armada juga menjadi komponen anggaran. DLH mengelola puluhan kendaraan pengangkut sampah, arm roll, serta tangki air untuk perawatan taman.

Dengan tambahan anggaran tersebut, DPRD Surabaya meminta DLH memastikan setiap program memiliki kebutuhan yang terukur, data penerima yang valid, serta kemampuan pelaksanaan agar anggaran tidak berujung pada rendahnya serapan. (zal)

Baca Juga
Berita Terbaru
  •  Serapan Rendah, DPRD Surabaya Soroti Tambahan Anggaran DLH
  •  Serapan Rendah, DPRD Surabaya Soroti Tambahan Anggaran DLH
  •  Serapan Rendah, DPRD Surabaya Soroti Tambahan Anggaran DLH
  •  Serapan Rendah, DPRD Surabaya Soroti Tambahan Anggaran DLH
  •  Serapan Rendah, DPRD Surabaya Soroti Tambahan Anggaran DLH
  •  Serapan Rendah, DPRD Surabaya Soroti Tambahan Anggaran DLH
Posting Komentar
Ad
Ad