MAGETAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa senilai Rp100 juta kepada BUMDes
Desa Tunggur, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Senin (6/10/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk memperkuat permodalan dan
mendukung operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sekaligus mendorong
pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa berpesan agar bantuan yang
diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan tepat sasaran. Menurutnya, bantuan
tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus
menjadi sarana penguatan ekonomi warga desa.
“Agar bantuan yang diterima ini dapat dimanfaatkan,
mempercepat pengentasan kemiskinan, mendukung ketahanan pangan, dan
meningkatkan kesejahteraan warga desa,” pesan Khofifah.
Dari total bantuan Rp100 juta, sebesar 92 persen atau Rp92
juta dialokasikan untuk penyertaan modal usaha. Sedangkan 8 persen atau Rp8
juta digunakan untuk mendukung biaya operasional.
Pemanfaatan dana tersebut diharapkan mampu memperkuat
perekonomian desa, meningkatkan kemandirian BUMDes, serta membantu menekan
angka kemiskinan secara merata.
Sementara itu, Kepala Desa Tunggur, Sono Keling,
menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Khofifah terhadap masyarakat
desanya, khususnya dalam pengembangan dan pemberdayaan BUMDes.
“Semoga bantuan dari Ibu Gubernur ini bisa memberi
keberkahan dan membantu masyarakat,” ujar Sono Keling.
Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah
dalam memperkuat kemandirian desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat
melalui berbagai program pemberdayaan.
Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Asta
Cita Presiden dan Nawa Bhakti Satya Jawa Timur, dengan fokus pada penguatan
ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga.
(rud)
