![]() |
| Didampingi Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menerima serifikat Rekor MURI atas kesertaan terbanyak dalam Bahlil Minisoccer 2026. |
SURABAYA – Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak
dalam rangka memperingati HUT ke-62 Partai Golkar mencatatkan rekor Museum
Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kompetisi sepak bola mini antarpelajar ini
melibatkan 176 tim dengan total 2.640 pemain dan ofisial.
Pada partai final di Lapangan THOR Surabaya, Minggu
(18/10/2026), SMAN 3 Bojonegoro keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMAN
Ngoro Jombang dengan skor 5-2.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia hadir
menyaksikan pertandingan puncak sekaligus menyerahkan trofi kepada tim
pemenang. Ia mengapresiasi antusiasme para pelajar yang mengikuti turnamen
tersebut.
Bahlil mengatakan, kompetisi olahraga tidak hanya menjadi
ajang mengasah kemampuan, tetapi juga sarana membangun karakter generasi muda,
terutama dalam hal disiplin, kerja sama, dan sportivitas.
“Saya ingin mengatakan bahwa kalian yang paling hebat untuk
Gen Z sekarang ini,” kata Bahlil.
Ia menyampaikan terima kasih kepada DPD Partai Golkar Jawa
Timur di bawah kepemimpinan Ali Mufthi beserta jajaran yang telah
menyelenggarakan turnamen tersebut.
Menurut Bahlil, sepak bola mengajarkan pentingnya berjuang
secara maksimal, mematuhi aturan, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang
dada. Nilai-nilai itu, kata dia, juga relevan dalam kehidupan bermasyarakat dan
politik.
“Politik itu fair-fair aja, sama dengan main bola. Menang,
ya sudah menang. Kalau kalah, ya sudah kalah, tunggu pertandingan lagi, baru
ikut main untuk merebut kemenangan,” ujarnya.
Catat Rekor MURI
Representatif MURI Sri Widayati menyerahkan piagam
penghargaan kepada Bahlil atas penyelenggaraan turnamen mini soccer
antarpelajar dengan jumlah tim terbanyak.
Sri menjelaskan, rekor tersebut ditetapkan berdasarkan
keikutsertaan 176 tim dengan total 2.640 pemain dan ofisial. Turnamen
berlangsung melalui rangkaian pertandingan di 11 zona sebelum mempertemukan dua
tim terbaik di partai final.
“MURI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas
terselenggaranya kegiatan ini,” kata Sri saat mengumumkan pencatatan rekor
tersebut.
Ia menilai kompetisi itu menjadi wadah pembinaan prestasi
sekaligus mendorong pelajar membangun solidaritas dan kerja sama.
Bahlil berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan dan tidak
berhenti sebagai bagian dari perayaan ulang tahun partai. Ia juga mengingatkan
kalangan senior agar menjadikan generasi muda sebagai teladan dalam menjaga
sportivitas.
“Kalau para seniornya enggak bisa sportif, biarlah anak-anak
dan junior-junior yang mengajari kita untuk sportif,” ujarnya.
Ia menegaskan, kemenangan harus diraih melalui perjuangan
selama kompetisi, bukan sekadar menginginkan hasil akhir.
Melalui turnamen ini, para pelajar diharapkan tidak hanya
mengejar gelar juara, tetapi juga menerapkan nilai disiplin, kerja sama, dan
sportivitas dalam kehidupan sehari-hari. (min)
